Gandum Mas Kencana Semakin Erat Menjalin Relasi dengan Pelanggan Surabaya

Sebagai perusahaan besar dan terdepan di kategori produk bahan baku bakery dan pastry, maka PT Gandum Mas Kencana (GMK) terus berkomitmen menjalin hubungan yang erat dan memberi makna positif bagi para pelanggannya. Produsen cokelat merek Colatta dan bahan pendukung cake dan roti merek Haan (gula, krim, premix) ini terus menggelar acara yang memberikan inspirasi dan informasi kepada pelanggannya agar kegiatan usaha para pelanggannya terus bertumbuh maksimal.

 

Pada tanggal 11 Oktober 2018 lalu, bertempat di Vasa Hotel, digelar acara bertajuk Priority Customers Gathering 2018. Acara yang dihadiri para pelaku usaha kuliner di Surabaya dan penyalur produk GMK tersebut dikemas berupa makan malam yang berisi hiburan, informasi tren produk pastry dan bincang bisnis. Sekitar 70 tamu memenuhi ruangan yang semarak dengan keakraban antara manajemen dan staf GMK dengan para pelanggannya.

 

Ramdan Budiawan selaku Deputy General Manager Sales GMK dalam sambutannya menyampaikan pesan bahwa walaupun tantangan dalam bidang ekonomi di dalam negeri dan luar negeri semakin meningkat namun kondisi usaha bakery di tanah air masih  bertumbuh baik sehingga GMK dapat mencapai pertumbuhan penjualan dua digit di semester pertama 2018 ini.

 

Tia Hariani, Brand Manager B2B GMK melakukan presentasi mengenai tema yang diusung GMK di tahun ini yaitu Tropical Foods, yang mengusung berbagai produk buah dan sayuran tropis dalam kreasi pastry kekinian. Didampingi Chef Denny dan Chef Dino selaku Technical Chef GMK, mereka menunjukkan kepada para tamu berbagai ide produk cake dan roti yang selain memakai Colatta dan Haan juga menggunakan berbagai buah-buahan tropis, dan dibagikan untuk dicicipi oleh para tamu undangan yang menikmatinya dengan puas.

Pada acara tersebut tampil pula Pemimpin Redaksi Majalah Bareca, Ir Petrus Gandamana MM, yang memberikan presentasi hasil survey di 4 kota (Medan, Jakarta, Semarang dan Surabaya) atas perilaku konsumen bakery kelas atas di tiap kota. Dari hasil survey yang menarik perhatian para tamu undangan tersebut, terungkap bahwa popularitas bakery di tiap kota masih berfokus pada bakery-bakery lokal karena konsumen masih setia pada produk bakery dengan citarasa lokal pula.

 

Dalam survey tersebut tampak pula bahwa para konsumen bakery menengah ke atas bisa menerima kondisi kalau ada kenaikan harga roti dan cake asalkan kualitas produk kesukaannya tetap terjaga. Hal ini sejalan dengan temuan pada pendapat mereka bahwa alasan memilih bakery favoritnya adalah pada kualitas produk yang dijual bukan pada harganya. Selain itu peranan social media dalam meningkatkan penjualan usaha bakery semakin meningkat.

 

Naskah            : Petrus Gandamana

Foto                : Petrus Gandamana  

Leave a Reply