Orvia, Sajikan Vegan Gelato dengan Berbagai Varian Rasa

Elemen kayu teramat kental atmosfirnya di Orvia. Kafe dengan 3 lantai yang dilengkapi roof top ini berada di bilangan Kalimalang, Jakarta Timur. Dekat pintu masuk kafe, terdapat display aneka locally crafted wooden trays & logs dalam beberapa bentuk dan ukuran. Ada juga produk interior dari kayu lainnya untuk dijual, yang dibuat oleh sang pemilik, Avidyarahma Noviyanto.

Sosok ramah lulusan arsitektur yang akrab disapa Avi ini, tidak hanya menyukai unsur kayu dan hal lainnya yang berhubungan dengan produk interior maupun arsitektur. Dirinya juga memiliki antusias yang tinggi terhadap makanan dan kopi lokal Indonesia.

“Jika ditanya mengapa saya memutuskan mendirikan kafe dengan menggunakan biji kopi dari beragam area di Indonesia, adalah karena menyadari betapa kayanya Indonesia dengan hasil buminya, seperti salah satunya kopi yang berkualitas dan sudah dikenal sampai ke mancanegara,” Avi menjelaskan.

Menyajikan makanan dengan menggunakan bahan baku yang lebih sehat menjadi salah satu konsep yang diterapkan Avi di Orvia. Penggunaan bahan baku tersebut, meliputi penggunaan minyak kelapa, tanpa garam dan gula rafinasi, tanpa MSG, tanpa pewarna buatan, menggunakan santan segar dari parutan kelapa, dan sebagainya.

Ayam Bakar Puri Gianyar & Roti Jala Merah

Untuk menu makanan, Avi merekomendasikan Ayam Bakar Puri Gianyar, Tempeh Bites, dan Roti Jala Merah. Ayam Bakar Puri Gianyar termasuk ke dalam menu Nasi Nusantara di Orvia. Penyajiannya terdiri dari ayam bakar, nasi rempah pedas (menggunakan organic brown rice), dan sambal matah yang segar juga unik karena diberi irisan kecombrang.

Untuk Tempeh Bites, merupakan potongan tempe yang digoreng dengan balutan tepung, hingga renyah, tanpa rasa gurih berlebih.

Salah satu pilihan sajian penutup, ada Roti Jala Merah, yang berupa roti jala dengan isian pisang dan diberi kucuran palm nectar. Menurut Avi, warna merah pada roti jala didapatkan dari penggunaan sari buah bit.

Vegan Gelato & Minuman Kopi Unggulan

Menyajikan vegan gelato, Avi membuatnya dengan menggunakan ‘susu’ kacang kedelai dan ‘susu’ cashew nut. Vegan gelato-nya hadir dalam beberapa rasa, seperti Teh Hijau, Cokelat, Kopi, Kelapa, Mocha, Wedang Jahe, Strawberry, Peanut Butter, Pisang Bakar, dan Pina Colada. Avi memutuskan menyediakan vegan gelato, sebagai alternatif sajian penutup yang lebih sehat untuk para pelanggan dan konsumen Orvia.

Pada Kelapa Vegan Gelato, rasa santan kelapanya segar terjejak dengan manis yang seimbang. Sedangkan untuk Teh Hijau Vegan Gelato, sensasi bittersweet-nya terbilang dominan dengan aroma teh hijau yang khas. Menurut Avi, variasi rasa vegan gelato setiap minggu dirotasi. Untuk vegan gelato ini, juga digunakan pada penyajian Affogato, yang dicampur dengan espresso.

Di menu minuman espresso based, Iced White (Es Kopi Susu) dan Flat White diakui Avi cukup digemari para pelanggannya, selain kopi dengan seduhan manual menggunakan V60 atau Aeropress. Untuk pilihan biji kopi yang digunakan di Orvia, Avi mengaku bekerjasama dengan beberapa roaster untuk memasok biji kopi yang didapat langsung dari petani kopi.

“Asal biji kopi tersebut dari bermacam-macam daerah di Indonesia, seperti biji kopi Aceh Gayo, Sunda, Bali, Toraja, Papua, dan lain-lain, tergantung kesediaannya yang mengikuti panen di perkebunan kopi tersebut,” Avi menuturkan sekaligus mengakhiri percakapan.

 

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Kanno Sardella

 

Leave a Reply