Othniel Giovanni, Pendapat tentang petits fours

BARECA Magazine menemui Othniel Giovanni, pemilik dari Véranda : Gâteau et Pâtisserie, dan ia dengan senang hati berbagi pengetahuannya seputar paradigma Petits Fours yang menurutnya harus dikembalikan kepada fungsinya semula. Mari simak penuturannya.

“Paradigma yang kini sudah beredar di masyarakat mengenai Petits Fours, diharapkan dapat berubah. Idealnya Petits Fours lebih dikenal masyarakat sebagai teman minum teh, bukan teh yang membantu untuk menelan Petits Fours. Keduanya justru memiliki peran bersama untuk mem-boost rasa masing-masing agar perpaduannya terasa nikmat di lidah, tanpa menghilangkan otentisitas rasa Petits Fours dan cita rasa teh itu sendiri,” pria berusia 26 tahun ini membuka penjelasannya.

Othniel menambahkan jika teh tidak berfungsi sebagai penyiram atau pencuci rasa makanan di lidah, namun justru sebaliknya agar kedua cita rasa dapat bercampur dan menimbulkan sensasi baru dan valuable di lidah.

Petits Fours yang kecil, namun rasanya tidak punchy (contoh terlalu manis), dibantu boosting rasanya dengan bantuan teh berkualitas, yang juga menyebabkan perut terasa kenyang sampai makan malam tiba walau hanya dengan satu gigitan saja. Sama halnya dengan wine, begitupun kualitas teh yang bagus. Sebagai contoh dalam wine & cheese atau chocolate pairing, kedua rasanya harus naik bukan? Demikian jugalah teh dan Petits Fours,” Othniel menuturkan.

Secara tradisional, Petits Fours manis dan asin wajib disajikan. Bahkan ada kewajiban bagi produk Petits Fours untuk terlihat cantik secara dekorasi, dilengkapi dengan tiers dan teapot sebagai pelengkap jamuan Afternoon Tea.

Afternoon Tea bukan Afternoon Petits Fours, atau Hightea bukan High Desserts. Jadi seharusnya yang di-highlight adalah teh nya, bukan cake-nya. Cake yang dimakan bersamaan dengan minum teh harus dapat menaikkan cita rasa teh itu sendiri, atau bahkan cita rasa keduanya. Sebagai tambahan, Petits Fours dan Small Bites adalah istilah yang berbeda. Small Bites lebih merujuk ke Canapé,” Othniel menjelaskan.

Tea Pairing untuk Petits Fours yang Tepat

“Seorang chef atau Ahli yang paham tahu betul teh apa yang ideal dan pas dengan produk Petits Fours yang disandingkan saat itu. Bahkan ia tidak harus memakan Petits Fours-nya terlebih dahulu, cukup dengan mencium aromanya saja, ia tahu teh apa yang paling tepat sebagai pasangan yang sepadan,” Othniel yang juga merupakan seorang Tea Expert sejak lima tahun belakangan ini, kembali menambahkan.

Beberapa pilihan tea pairing untuk Petits Fours:

  • Green Tea : Petits Fours yang sesuai adalah Petits Fours berbahan dasar buah secara keseluruhan; jika ada unsur cokelat sebaiknya dengan Matcha. Petits Fours dengan egg-based atau milk-based juga cocok untuk jenis teh ini.
  • Black Tea: Petits Fours dengan dominansi rasa karamel.
  • White Tea: Petits Fours yang memiliki cita rasa buah as a whole (tidak sekadar topping). Menu sandwich pun bisa cocok, namun vegetable sandwich.
  • Yellow Tea: Petits Fours yang memiliki cita rasa buah. Cocok juga bagi Petits Fours yang dominan unsur buttery-nya.
  • Post-Fermented Tea: Petits Fours berbahan dasar elemen yang rich, seperti keju.
  • Oolong tea: Petits Fours sale (savory item).

Di ujung penjelasannya, Othniel memberikan tips untuk menyajikan Petits Fours, sebagai berikut:

  • Size matters! Menentukan elegan atau tidaknya lebar mulut yang terbuka saat memakan Petits Fours.
  • Rasa tidak boleh flat; walau Petits Fours kecil, rasa harus memorable dan impresif.
  • Presentasi Petits Fours yang eye-appealing, dari perpaduan warna dan bentuk.
  • Presentasi sajian piring atau tiers yang dipakai.
  • Bahan dan proses pembuatan Petits Fours haruslah higienis.

Penulis : Yohanes Christ

Leave a Reply