Virgin Bakery, Bakery Kebanggaan Semarang yang Inovatif dengan Harga Terjangkau

Alamat : Jl. Parang Kusumo Raya No. 18, Tlogosari, Semarang, Jawa Tengah

Menjual roti enak, banyak pilihan dan dengan harga terjangkau adalah konsep produk yang ditawarkan oleh Virgin Bakery. Berdiri sejak 1999, Virgin Bakery dirintis oleh Nanik Suteja dibantu oleh suaminya, Suteja Alim Wijaya.

Awal mula berdirinya bisnis bakery ini adalah dengan memanfaatkan garasi rumah yang tidak terpakai untuk membuka gerai di daerah Tlogosari, Semarang. “Awal berjualan kami banyak tantangannya, sehari kadang cuma dapat omset 50 ribu rupiah saja”, Suteja mengenang. Untuk itu dia belum berani keluar dari usaha bahan bangunannya, karena tumpuan penghasilan keluarga masih berada di dirinya. Namun ketekunan dari Nanik dalam mengembangkan usaha roti dan kue-kuenya mulai membuahkan hasil yang menggembirakan.

Roti yang disajikan awalnya tidak banyak, hanya meliputi roti manis, cake, dan kue tradisional yang banyak digemari masyarakat sekitar, dengan harga yang terjangkau. Pelan tapi pasti, usaha ini berkembang hingga memiliki cabang dengan ukuran luas tanah yang besar di Ungaran, Jawa Tengah.

Memiliki tanah yang tergolong luas untuk ukuran gerai bakery, cabang kedua ini dikonsep dengan tata ruang dan alat-alat produksi yang berstandar produksi besar, sehingga pengembangan produk-produk baru, seperti produk-produk yang sedang tren misalnya, pudding, tart, kue kering, dan lain-lain dapat selalu dilakukan

Dengan menyasar segmen pasar kelas menengah, bisa dikatakan saat ini Virgin Bakery merupakan salah satu bakery terlaris yang populer di kota Semarang dan sekitarnya.

 

Ragam Produk Yang Variatif

Setiap tiga bulan sekali dilakukan peluncuran produk baru untuk diuji di gerai apakah mendapat tanggapan positif atau tidak dari pelanggan. Pengembangan beberapa produk bakery dan pastry tidak lepas dari kebutuhan konsumen dan pesatnya kemajuan di bidang pangan, khususnya roti dan kue.

“Jika dalam 6 bulan laris kami teruskan penjualannya, jika tidak maka kami ganti dengan produk lainnya,”Sutedja menjelaskan saat ditemui Bareca. Daftar 10 produk yang tidak terjual baik akan dihapus digantikan produk lainnya yang terbaru.

Selain menjaga kualitas, Nanik Suteja beserta suami mengakui harus terus kreatif menciptakan menu-menu baru dan juga terus memperhatikan kemasan yang menarik, didukung pelayanan yang bagus, dan harga yang tetap terjangkau di kelasnya. Virgin Bakery juga sudah mengantongi sertifikat Halal dari LP POM MUI.

Produk-produk andalan dari Virgin Bakery di antaranya, berbagai aneka jenis cake cheese cake, steam cake, dan banana cheese cake. “Prinsipnya, rasa produk harus enak dan sasaran pasar dari produk tersebut harus jelas,”Sutedja memberikan kiatnya dalam melayani pelanggan.

Menyadari letak Virgin Bakery bukan di tengah kota Semarang, maka Sutedja dengan tegas menentukan sasaran pasarnya yang kelas menengah dengan memuaskan mereka semaksimal mungkin. Faktor harga yang terjangkau menjadi kunci yang selalu dipegangnya sambal terus menjaga kualitas produk dan layanannya.

Tak heran kapanpun mampir ke gerai Virgin Bakery di manapun maka pembeli nampak berjubel dan mengantri di kasir. Saat mampir ke Semarang, jangan lupa cicipi berbagai roti dan kue-kue kreasi Virgin Bakery.

Ditulis        : Petrus Gandamana

Fotografer : Kanno Sardela

Leave a Reply