Andy, Aspek Penting dalam Menghasilkan Latte Art pada Secangkir Latte

Minuman caffe latte atau latte dikenal dengan latte art nan unik yang merupakan hasil kreasi dari sang barista. Meski hanya menggunakan susu sebagai bahan utama latte art, namun ada begitu banyak hal yang harus diperhatikan saat membuat latte art dan juga 3D latte art.

Kepada BARECA, Andy, Barista Copas tak segan berbagi informasi penting mengenai latte art mulai dari alat dan bahan yang diperlukan, proses membuat minuman latte, teknik latte art hingga aspek penting dalam menghasilkan latte art pada secangkir latte. Berikut pemaparannya:

  1. Latte dengan coffee based adalah minuman yang menggunakan kopi espresso yang crema kopinya dapat memengaruhi hasil latte art. Crema yang baik untuk latte art yaitu yang kualitas crema-nya tidak terlalu tipis maupun tebal dan mampu menahan latte art dengan baik.
  2. Susu yang digunakan untuk di-steam dituang ke dalam milk jug yang terbuat dari bahan stainless guna meratakan pemanasan.
  3. Susu yang digunakan haruslah jenis fresh milk yang kemudian dipanaskan sekitar 2-3 menit dengan suhu 60°-65° Celsius.
  4. Setelah proses steaming, jika pada susu masih terlihat gelembung-gelembung besar, hancurkan gelembung tersebut dengan mengetuk-ngetuk dasar milk jug di atas permukaan meja yang datar.
  5. Tuang steamed milk perlahan-lahan ke dalam espresso, pastikan lapisan crema espresso bergerak ke atas. Busa susu harus berada pada lapisan bawah pada saat dituang.
  6. Saat ingin menuangkan susu dari milk jug ke dalam sisi cangkir yang sudah terisi espresso, posisikan cangkir di depan dada dengan kemiringan sekitar 60° dengan telinga cangkir menghadap dada. Tujuannya adalah supaya latte art yang terbentuk simetris dan presisinya di tengah permukaan latte  
  7. Untuk mendesain latte art dengan bermacam motif, tuang dengan gerakan mendorong milk jug beberapa kali.
  8. Latte art yang baik adalah yang motifnya terlihat jelas dan kontras antara goresan yang satu dengan yang lainnya, memiliki daya tahan lebih dari 5 menit, pada pinggiran kopi membentuk golden ring, juga tampak shiny.

Penulis: Linda Endyanto

Fotografer: Hendri Wijaya

Leave a Reply