Aneka Christmas Cookies di La Boutique Gourmande

Sejumlah kreasi cookies akan tersedia menjelang perayaan Natal di La Boutique Gourmande. Menurut Chef Yuri, pilihannya ada berbagai macam, mulai dari cookies yang klasik khas dari Indonesia maupun cookies khas negara lain.

“Pilihan cookies klasik Indonesia, ada nastar, kastengel, sagu keju dan sebagainya. Lalu, untuk pilihan cookies klasik dari negara lain yang cocok untuk sajian saat Natal, ada Florentine, Lebkuchen, Star Anise Cookies, Bicermueslie, dan sebagainya. Kami pun akan menyediakan aneka cookies yang sudah menjadi favorit di La Boutique Gourmande, seperti Chocolate Chips Cookies, Oat Meal Cookies, Variant Sable Cookies, Fudge Cookies, Soft Cookies dan lain lain,” Chef Yuri menjelaskan.

Lebkuchen & Florentine

Florentines yang dijual di La Boutique Gourmande akan tersedia dalam kemasan jar 350 gram dan akan dimasukkan dalam Christmas hamper karena merupakan salah satu cookies favorit di La Boutique Gourmande. 

“Florentine terkenal di negara-negara Eropa, khususnya di Prancis. Cookies ini terdiri dari cookies base dan fruit & nuts topping. Biasanya, bagian topping menggunakan campuran manisan ceri dan aneka buah-buahan kering dicampur dengan kacang-kacangan—almond dan hazelnut yang dimasak dengan mentega, madu, dan glucose,” Chef Yuri mengatakan.

Chef Yuri kemudian menjelaskan mengenai Lebkuchen, yang merupakan cookies yang terbuat dari adonan gingerbread dan termasuk tradisional khas Jerman. Lebkuchen memiliki rasa jahe di mana adonannya dibuat dari adonan tepung dengan madu, telur, hazelnut, walnut, manisan jeruk, potongan lemon, marzipan dan rempah-rempah seperti kayu manis, jahe, adas manis, ketumbar, kapulaga, dan cengkih.

“Lebkuchen dibuat pertama kali di Nürnberg, Jerman, pada tahun 1395. Pada tahun 1643, warga Nürnberg membangun perkumpulan tukang roti Lebkuchen yang dipelopori oleh 14 orang pembuat roti guna membuat Lebkuchen dengan resep dan aturan yang teliti,” Chef Yuri menjelaskan.

Sejarah Cookies dengan Aneka Rempah

Menurut Chef Yuri, traditional cookies untuk Natal di negara-negara Eropa, banyak yang mengunakan rempah-rempah.

“Perayaan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember sudah masuk dalam winter season sehingga suhu udara sangat dingin di negara-negara Eropa dan sekitarnya. Ini turut mempengaruhi dalam sejarah pembuatan aneka cookies untuk Natal di negara-negara Eropa tersebut, banyak yang dicampur dengan rempah-rempah seperti jahe, kayu manis bunga lawang, cengkih, dan sebagainya. Hal ini terus berlanjut selama bertahun-tahun dan lama-kelamaan menjadi tradisi,” Chef Yuri menyampaikan.

Chef Yuri juga menuturkan bahwa menurut sejarah, cookies yang menggunakan rempah seperti jahe, kayu manis, cengkih, bunga lawang, kapulaga dan sebagainya, sudah ada sejak tahun 2400 SM di Yunani. Tapi keberadaannya baru mendunia pada abad ke-11. BARECA pun menelusuri berbagai informasi di berbagai website dan salah satu informasi yang BARECA dapatkan adalah informasi menurut penulis buku baking Making Gingerbread Houses, Rhonda Massingham Hart, yang menulis bahwa resep gingerbread yang pertama kali diketahui, berasal dari Yunani di tahun 2400 SM. 

Menutup percakapan, Yosefine mengatakan bahwa seluruh produk Natal, termasuk festive cookies akan mulai tersedia pada 1 Desember 2020. Akan tersedia juga 4 jenis Christmas hampers di La Boutique Gourmande untuk menyambut perayaan Natal 2020.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Kanno Sardella & Dok. Le Meridien Jakarta

Leave a Reply