Apa Cheese Cake menurut Chef Yadi Supriyadi?

Cheesecake adalah salah satu cake yang cukup dikenal, termasuk di Tanah Air. Cheesecake memiliki tekstur yang lembut, rasa manis juga asam segar yang rich, membuat cake ini digemari berbagai kalangan masyarakat.

Chef Yadi Supriyadi, Pastry Chef JW Marriott Hotel Jakarta, membagikan pengetahuannya mengenai apa yang dimaksud dengan cheesecake.

Apa Itu Cheesecake?

  1. Menurut sejarahnya, cheesecake sudah ada sejak abad ketujuh. Tiap negara memiliki variasi cheesecake seperti German Cheesecake, Italian Cheesecake, dan cheesecake yang dibuat dari keju Prancis, Neufchatel. Pada tahun 1900an, cheesecake juga dipopulerkan di Philadelphia, yang sampai sekarang dikenal dengan Philadelphia Cheesecake.
  2. Di Amerika, ada 3 jenis cheesecake yang terkenal, yaitu :New York-Style Cheesecake: bagian permukaan lebih matang karena dipanggang pada suhu yang sedikit lebih tinggi. Philadelphia-Style Cheesecake: memiliki tekstur yang lebih lembut karena banyak menggunakan  kuning telur. San Francisco-Style Cheesecake: memiliki tekstur yang medium, artinya tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan.
  3. Cheesecake adalah produk pastry yang cukup unik karena teksturnya yang lembut, tetapi bukan mousse, padat tapi bukan jenis sponge, maka cheesecake tidak dapat dikategorikan dalam satu jenis pastry.
  4. Cheesecake dibuat dari cream cheese, gula, telur, dan cream. Terkadang ditambahkan sour cream untuk menambah rasa. Pada no bake cheesecake, gula diganti icing sugar dan telur dimasak dengan teknik sabayon.
  5. Tekstur baked cheesecake padat, sementara no bake cheesecake ringan dan rasa keju tidak sekuat baked cheesecake.
  6. Cream cheese yang digunakan harus berkualitas tinggi agar rasa cheesecake maksimal.
  7. Memanggang cheesecake harus pada suhu rendah yaitu antara 130⁰C sampai 140⁰C untuk menjaga tekstur cheesecake agar tidak crumbly dan warna yang dihasilkan tidak terlalu kecoklatan. Warna cheesecake yang matang sempurna adalah kuning pucat.

Leave a Reply