Apa Itu Viennoiseries Menurut Daniel Jusman dan Antonius Halim?

  • Viennoiseries secara harfiah dalam bahasa Prancis adalah produk roti/pastry yang berasal dari Vienna, Austria.
  • Konsep roti/pastry ini kemudian dibawa oleh pembuat roti asal Austria ke Prancis dan Denmark, maka dari itu dikenal istilah viennoiseries dan Danish pastry.
  • Viennoiseries awalnya hanya berupa adonan roti yang dilaminasi dengan butter sehingga membuat adonan berongga seperti pastry. Kemudian terjadi migrasi dari pembuat roti di Denmark ke Amerika Serikat, Inggris dan beberapa negara besar lainnya sehingga menciptakan persilangan kultur yang membuat produk viennoiseries ini memiliki berbagai macam varian rasa dan filling seperti buah-buahan, kacang-kacangan dan juga varian isi lainnya sesuai kekhasan cita rasa daerah setempat.
  • Produk viennoiseries mencakup croissant & Danish pastry dan produk adonan roti lainnya yang menggunakan ragi serta menggunakan teknik laminasi.

Trendy Viennoiseries Semakin Diminati?

  • Sejalan dengan tetap diminatinya classic viennoiseries, trendy viennoiseries saat ini pun mulai digemari. Trendy viennoiseries terbilang beragam dari segi bentuk, warna dan cita rasa. contohnya bicolor croissant, cruffin (croissant muffin), cube croissant, cronut (croissant donut) dan lainnya.
  • Pada trendy viennoiseries, kerap ditemui aplikasi rasa yang unik, bahkan cita rasa khas dari negara tertentu. Aplikasi cita rasa makanan khas Indonesia, contohnya, dipadukan dengan produk viennoiseries, ternyata diterima dengan baik oleh pecinta pastry di Indonesia; contohnya rasa klepon, martabak, lemper ayam dan lain sebagainya.

Leave a Reply