Chef Vindex Tengker: Tips Singkat Memasak hingga Pairing Sajian dengan Wine

Di edisi November 2020 ini, BARECA kembali menampilkan opini dari Chef Vindex Tengker, mengenai tips singkat dalam memasak yang memakai campuran wine hingga pairing sajian dengan wine.

Berikut kesimpulannya yang telah BARECA susun:

  1. Semua jenis wine, baik red wine ataupun white wine bisa dicampurkan ke dalam masakan sebagai marinasi ataupun saus. Tujuan para chef menambahkan wine ke dalam masakan adalah untuk menambah flavor pada masakannya.
  2. Wine yang ikut dipanaskan saat dicampurkan ke dalam masakan maupun saus akan meninggalkan cita rasa/wine flavor pada masakan yang enak untuk dinikmati.
  3. Contoh masakan dengan campuran wine, antara lain Tenderloin Steak dengan Bordelaise Sauce (steak daging sapi dengan saus red wine), Red Wine Braised Cabbage (side dish hidangan Roast Duck Breast), Braised Lamb Shank Osso Buco (Italian style lamb stew dengan red wine), Coq au Vin (Ayam a la Prancis yang dimasak dengan wine), Salmon Vin Blanc (Salmon dengan saus white wine), dan Steamed Mussel (kerang mussel yang dimasak dengan white wine).
  4. Sajian bebek cocok dimasak dengan campuran red wine sauce (Burgundy, Shiraz, Merlot) dan dapat di-pairing dengan light to medium body red wine.
  5.  Sajian Turkey jarang dimasak menggunakan campuran wine, tapi dapat di-pairing dengan white wine (Chardonay atau Sauvignon Blanc).  
  6. Tiga kunci utama apabila memasak dengan campuran wine:
  7. General guideline adalah red wine with red meat, white wine with white meat/light meat, dan sweet wine with sweet dish.
  8. Rasa wine tidak boleh over powering dalam masakannya, tapi harus menjadi compliment satu sama lain, seperti menyeimbangkan cita rasa yang terbentuk.
  9. Kenali karakter wine yang akan digunakan untuk dicampurkan dalam masakan. Juga karakter bahan apa yang akan dimasak tersebut agar hasilnya maksimal, seperti Salmon yang memiliki rasa yang delicate dikombinasikan dengan light fruity wine akan membuat harmonisasi rasa tanpa menghilangkan karakter rasa salmon yang khas.
  1. Menu yang dimasak dengan campuran wine favorit Chef Vindex adalah Pan Seared Filet Mignon (Beef Tenderloin) with Shiraz Wine Sauce karena rasa dari wine tersebut memiliki karakteristik fruity dan ada sedikit herbs seperti pepper dan cloves, jadi jika dikombinasikan dengan steak, akan berpadu serasi.
  2. Untuk aneka dessert, chocolate dan pastry/cake, dapat menggunakan campuran red wine, white wine, dan dessert/sweet wine dalam pembuatannya.
  3. Wine sudah umum diminum saat special occasion dan saat Christmas adalah salah satunya. Untuk hidangan spesial yang dapat mengunakan wine bisa mencoba menu Salmon en Croute with White Wine Sauce dan ditutup dengan dessert Poached Pear with Red wine.
  Set Menu dengan Wine Pairing untuk Natal by Chef Vindex Tengker  
Appetizer
Smoked Salmon Napoleon with Chive Cream Cheese (Chardonay Wine)  

Soup 
Roast Butternut Squash Soup with Lobster Ravioli  (Sauvignon Blanc)  

Main Course
Beef Wellington with Wild Mushroom Duxelle (Cabernet Sauvignon/Merlot)  

Dessert
Chocolate and Hazelnut Christmas Yule Log (Sweet Wine)      

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Foto: Dok. Chef Vindex Tengker

Leave a Reply