Greenery, Penuhi Trend Konsumsi Healthy Food

Mengonsumsi healthy food mulai digemari dalam beberapa tahun terakhir ini. Ada yang menjadikannya sebagai gaya hidup sehat, program diet, dan ada pula yang mengonsumsi healthy food karena kaya akan nutrisi.

Melihat mudahnya orang-orang sekitar terjangkit penyakit seperti kanker, diabetes, darah tinggi, dan memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik, mendorong Anggia mendirikan Greenery pada April 2018. Greenery terletak di bilangan Jakarta Selatan.

Gerai Greenery

“Saya sadar pentingnya menjaga kesehatan dengan memiliki gaya hidup yang sehat dan juga mengonsumsi makanan yang sehat. Jika ingin mendapatkan asupan gizi yang aman dan sehat bagi tubuh maka harus mengonsumsi healthy food yang didominasi oleh beberapa macam sayuran,” Anggia yang sekaligus bertanggungjawab sebagaiChef de Cuisine di Greenery, memaparkan.

Guna memperdalam pengetahuannya mengenai healthy food, pada tahun 2016 Anggia tak segan pergi ke New York untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai nutrisi dan pengolahan sayuran mentah untuk gaya hidup sehat. Sepulangnya dari New York, Greenery dihadirkan dengan konsep salad bar yang menyajikan signature salads, signature bowls, home made dressing hingga smoothies dan ragam minuman sehat.

Menu Salad dengan Kandungan Kalori Berbeda

Greenery yang buka setiap hari sejak pukul 9 pagi ini memiliki 11 signature salads dan signature bowls, diantaranya Skinny Caesar yang menjadi salah satu best sellernya, Baba Falafel, Chimichurri Butcher, Pindalicious, Green Gandhi, Madu Mustard yang merupakan best seller signature bowls, dan Saigon. Ada pula Soup of the Day yang tersedia pada hari Senin-Jumat.

Setiap menu salad yang ada di Greenery sangat diperhatikan nilai gizinya dan memiliki kandungan kalori yang berbeda. Bahkan untuk dressing-nya dibuat sendiri setiap harinya tanpa menggunakan gula; rasa manisnya didapatkan dari maple syrup maupun madu. “Untuk setiap porsinya, kami menggunakan sedikit saja olive oil dan garam. Namun begitu, rasanya tidak menjadi hambar karena setiap jenis salad berisikan aneka sayuran, daging dan biji-bijian serta kacang-kacangan yang sangat bernutrisi dan nikmat,” Anggia menekankan.

Dancing Salsa, Oishi, dan Cali Love

Dancing Salsa, salah satu best seller signature salads di Greenery merupakan salad a la Meksiko yang dilengkapi dengan crispy tortilla, bercita rasa sedikit pedas. “Dancing Salsa berisikan romaine, mesclun, quinoa, black peppered chicken, black beans, radish, corn and tomato salsa, spicy sunflower seeds, mixed herbs, smoked chipotle dressing dan juga alpukat.

Cali Love

Dikatakan oleh Chef Julien—Chef di Greenery, banyaknya alpukat yang digunakan adalah ¼ alpukat mentega yang sudah matang. Alpukat yang digunakan harus alpukat yang sudah matang karena akan memberikan rasa yang manis pada salad. “Dalam satu porsi Dancing Salsa mengandung 522 kalori termasuk di dalamnya sebanyak 80 kalori yang terdapat pada alpukat,” Chef Julien mengatakan.

Jika ingin menyicipi salad a la Jepang, Greenery menawarkan Oishi. “Oishi merupakan menu vegan karena tidak menggunakan produk hewani, proteinnya didapat dari tofunya. Namun, bagi non-vegan yang ingin menambahkan daging seperti daging ayam, sapi mapun ikan salmon juga bisa,” Chef Julien berujar.  

Ada pula Cali Love yang disajikan dengan creamy vegan dressing dan Atlantic yang merupakan salad a la western yang dilengkapi dengan ikan salmon dengan broccoli-kale pesto.Semua menu dapat ditambahkan dengan irisan buah alpukat maupun topping lainnya sesuai dengan selera,” Chef Julien kembali menuturkan.

Untuk smoothies, tersedia Green Light yang merupakan perpaduan antara bayam, kale, pisang, kurma dan dapat ditambahkan dengan almond butter, peanut butter, chia & flax mix maupun akar maca dalam bentuk maca powder.

Sedangkan Mint To Be dan Matcha Made in Heaven cocok bagi yang ingin merasakan sensasi mint pada smoothies dan dapat pula ditambahkan buah alpukat sebagai campuran dalam smoothies-nya.

Penulis: Linda Endyanto

Fotografer: Hendri Wijaya 

Leave a Reply