Holi Ice Cream, Kreasi Ice Cream dengan Ragam Rasa yang Unik!

Holi Ice Cream, Kreasi Ice Cream dengan Ragam Rasa yang Unik

Ice cream disukai oleh banyak orang, maka tak heran kalau bisnis ice cream memiliki banyak peminatnya, salah satunya adalah Holi Ice Cream.

Didirikan pada bulan Agustus 2019 lalu, Stephen dan Evelyn memulai usaha yang mereka namakan Holi Ice Cream. Sampai saat ini, produk Holi Ice Cream dapat ditemukan di market place dan media sosial Instagram.

Ice Cream dari Rasa yang Tidak Biasa

Kesukaan Stephen dan Evelyn akan ice cream dan hal yang unik menjadi motivasi mereka dalam menjalankan Holi Ice Cream. Setiap produk ice cream di Holi Ice Cream dibuat dengan bahan baku berkualitas dan dibuat selalu fresh.

Hingga kini, Holi Ice Cream memiliki 7 varian rasa ice cream salah satu signature-nya adalah ice cream dengan rasa soda Badak. Stephen dan Evelyn ingin menciptakan varian rasa ice cream yang unik dan membuat orang yang menyantapnya pun bernostalgia, karena itu mereka memilih rasa soda Badak yang mana soda Badak adalah salah satu minuman soda dari brand lokal yang sejak lama disukai banyak orang.

Cheese Tea Brulee & Butterbeer Ice Cream

Varian rasa unik lainnya yang banyak diminati oleh konsumen Holi Ice Cream adalah Cheese Tea Brulee dan Butterbeer. Cheese Tea Brulee terinspirasi dari dessert crème brulee; Cheese Tea Brulee memadukan teh, keju, dan lapisan gula yang dikaramelisasi seperti crème brulee.

Sedangkan rasa Butterbeer terinspirasi dari nama minuman yang ada di dalam fiksi populer dunia, Harry Potter.  Butterbeer Ice Cream dari Holi dibuat dengan rasa butterscotch yang ditambahkan crushed pretzel.

“Varian rasa ini muncul dari brainstorming ide kami dan juga “keisengan” kami dalam bereksperimen,” Evelyn menjelaskan inspirasinya dalam menciptakan rasa ice cream yang unik.

Ice Cream Rasa Indomie Goreng

Contoh “keisengan” eksperimen lainnya dari Stephen dan Evelyn adalah terciptanya ice cream rasa Indomie Goreng. Mereka sangat menyukai Indomie Goreng dan mereka yakin bahwa Indomie Goreng adalah salah satu makanan favorit mereka yang cocok disantap setelah lelah bekerja.

“Kami pun suka makan ice cream buatan kami setelah makan. Pada saat itu, after taste dari Indomie Gorengnya masih terasa di dalam mulut dan ditambah dengan ice cream yang kami makan, campurannya kami rasa enak dan unik,” Evelyn menceritakan awal dari terciptanya ice cream rasa Indomie Goreng.

Setelah memutuskan untuk mengenalkan rasa tersebut kepada masyarakat, tentunya respon masyarakat menuai pro dan kontra. Namun, menurut Evelyn, varian rasa ini memang bukan untuk semua orang, sama halnya seperti durian, petai, dan jengkol. Maka dari itu, Stephen dan Evelyn merasa tidak keberatan akan respon yang beragam dari banyak orang.

It’s okay ha ha ha, kami merasa bahwa hidup ini hanya sekali jadi akan sangat menyenangkan untuk berani mencoba hal-hal baru dan berbeda,” jawab Evelyn sambil tergelak.

Baru-baru ini, Holi Ice Cream meluncurkan produk seasonal-nya, yang menggabungkan ice cream dengan collagen. Evelyn mengatakan produk ice cream collagen ini membawa pesan bahwa setiap kulit itu cantik, baik dari segi warna ataupun setiap kondisi kulit setiap wanita, tetap cantik. Collagen juga sudah diketahui memiliki efek yang baik untuk kulit.

Passion dan Komitmen dalam Menjalankan Usaha

Menurut Evelyn, ice cream adalah dessert yang tidak lekang oleh waktu dan sebagian besar masyarakat, mulai dari anak kecil hingga orang tua, tentunya menyukai ice cream. Hanya saja sebagai pelaku usaha yang menjual ice cream harus pintar beradaptasi, misalnya dengan mengikuti tren.

Meskipun demikian, pelaku usaha juga harus memiliki ciri khas dan orisinalitas yang membuat brand-nya berbeda dengan yang lain.

Konsep juga harus diperhatikan dan disesuaikan dengan target pasar. Pada komposisi resep, Evelyn melanjutkan, trial and error itu penting untuk mendapatkan komposisi yang tepat.

Tidak lupa testing produk kepada orang-orang terdekat untuk mendapatkan feedback. Dari sisi teknis, penggunaan ice cream churner dan alat-alat pelengkap lainnya juga sangat dibutuhkan dalam menjalankan usaha yang menjual ice cream.

“Tapi, menurut kami, yang paling penting adalah passion, komitmen, dan mencintai apa yang dikerjakan. Apapun yang kami hadapi dalam bisnis ini, kami bisa tetap happy, semangat, dan enjoy dalam mengerjakannya,” Evelyn menutup pembicaraan dengan BARECA.

Penulis: Alvina Wikarna

Foto: Dok. Holi Ice Cream

Leave a Reply