Jakarta Coffee House, Berkonsep Factory dan Warehouse

Jakarta Coffee House didirikan oleh Muhammad Buchari, atau yang akrab disapa Borie , pada tahun 2011 lalu. Jakarta Coffee House bukan hanya sebuah micro roastery dan coffee shop saja, tetapi kini telah menjadi tempat training dan edukasi kopi. Hingga saat ini, Jakarta Coffee House telah memiliki 10 gerai aktif yang tersebar di wilayah Jakarta, namun lokasi pertama coffee shop ini berada di daerah Cipete, Jakarta Selatan.

Mengembangkan Kopi di Indonesia

Ardani Yusuf Prawira, Business Development dan Partner dari Jakarta Coffee House (JCH), menceritakan awal mula Jakarta Coffee House berdiri. Borie selaku pemilik dari coffee shop ini telah mendalami dunia kopi selama hampir 20 tahun dan selama berkarir di dunia kopi ia memiliki visi untuk memajukan perkopian Indonesia sekaligus berharap agar masyarakat Indonesia juga bisa menikmati kopi asal Indonesia.

Visi tersebut ditambahkan dengan keinginan Borie untuk membangun rumah di mana ia bisa menjual kopi di sana. Dalam mewujudkan visinya, pada bulan Maret 2011 berdirilah Jakarta Coffee House—yang menjadi coffee shop pertama yang berdiri di Cipete, Jakarta Selatan.

“Konsep dari JCH adalah sebuah factory dan warehouse. Borie ingin memasok biji kopi yang didapatkan dari petani-petani yang dikenal Borie, ke seluruh café dan coffee shop di Jakarta. Namun, tentu dalam prosesnya harus ada pembuktian tentang kualitas biji kopi yang akan dipasok sehingga factory ini sebagian diubah menjadi coffee shop,” Pria yang akrab disapa Ardani ini, menuturkan.

Melalui pengalaman Borie di dunia kopi serta kerja sama antara segenap tim, JCH menyajikan biji kopi lokal dengan kualitas terbaik kepada para penikmat kopi. Di lokasi Cipete ini, Jakarta Coffee House merupakan base camp dari para penggemar kopi di daerah Jakarta Selatan.

Ardani mengaku bahwa JCH sangat product oriented, dalam memperkenalkan koleksi biji kopi asal Indonesia, JCH bekerja sama dengan beberapa NGO (Non-Government Organization) dan perusahaan tertentu yang memiliki misi untuk edukasi. JCH tidak membatasi pada kerja sama dengan NGO dan perusahaan besar saja, Ardani menjelaskan di mana JCH juga akan melakukan banyak kolaborasi dengan café, coffee shop, maupun pelaku usaha food & beverage (f&b) lain serta mempermudah akses konsumen untuk membeli produk JCH.

Dalam perkembangan Jakarta Coffee House yang sudah hampir 10 tahun berdiri, JCH memiliki 3 cabang perusahaan. Pertama, coffee shop, di mana tamu dapat menikmati kopi dari biji kopi koleksi JCH. Kedua adalah roastery yang menjadi supply chain untuk JCH sendiri dan juga café dan coffee shop lainnya. Dan terakhir adalah Barista & Coffee Institute, sebuah tempat edukasi dan pelatihan bagi para barista dan pemilik café dan coffee shop untuk belajar mengenai kopi serta menjadi tempat konsultasi bagi café dan coffee shop yang memakai produk dari JCH.

Leave a Reply