Lanny Soechan: Mengenal Asian Sweet Bread dan Tips Penanganannya

Roti menjadi salah satu makanan alternatif untuk memberi energi di dalam tubuh. Masyarakat Indonesia juga semakin banyak mengkonsumsi roti, baik untuk sarapan ataupun sebagai camilan. Tidak heran semakin banyak pula usaha bakery, mulai dari usaha bakery berskala besar hingga rumahan, yang tersebar di Indonesia. 

Roti yang umumnya dinikmati oleh masyarakat Indonesia adalah roti manis atau yang dapat disebut sebagai Asian sweet bread. Untuk membahas lebih dalam tentang jenis roti ini, BARECA berbincang dengan Lanny Soechan, founder dan senior baking instructor dari San Merio Baking Course. Berikut petikannya:

  • Ciri khas dari Asian sweet bread adalah tampilan dan bentuknya yang menggunakan aneka topping. 
  • Tipe roti ini memiliki kadar gula yang tinggi sebesar 18-25% dari total jumlah tepung terigu. 
  • Kesukaan masyarakat Indonesia terhadap sweet bread atau roti manis berasal dari kebiasaan masyarakat mengkonsumsi makanan manis. Contohnya jajan pasar yang memiliki kandungan gula yang tinggi serta minuman seperti kopi dan teh yang diberi gula.

Pada edisi penutup tahun 2020 ini, Lanny mempraktikan cara pembuatan sweet bread menggunakan tanzong atau yudane (proses pembuatan dan hasil roti yang dibuat dengan tanzong dapat dilihat dalam artikel “Proses”). 

  • Tanzong atau yudane adalah adonan terigu yang diseduh dengan air panas yang kemudian digunakan ketika adonan ini sudah benar-benar dingin. 
  • Fungsi adonan tanzong dalam membuat sweet bread adalah untuk mencegah oksigen masuk ke dalam adonan. Dalam membuat Asian sweet bread, Lanny menyarankan sebaiknya dibuat dengan menggunakan metode tanzong ini karena roti yang dihasilkan dari metode ini lebih lembut, lembab, dan tidak cepat kering atau mengeras. 
  • Selain sweet bread, shokupan atau Japanese milk bread loaf juga cocok dibuat dengan metode tanzong.

Karena memiliki kandungan lemak dan gula yang tinggi, adonan sweet bread cenderung lebih lengket dibanding dengan adonan roti lainnya. Lanny memberikan beberapa tips dalam mengolah adonan dan memanggang sweet bread:

  1. Untuk mencegah adonan terlalu lengket, pastikan kadar air yang dipakai tepat yaitu 60-65% dari total adonan.
  2. Pastikan waktu dan suhu pemanggangan tepat. Pemanggangan yang kurang maksimal sehingga roti kurang matang akan menyebabkan roti menjadi lengket ketika dimakan. Beberapa tips dalam memanggang sweet bread:
  1. Roti dengan berat 60-70 gram harus dipanggang dengan suhu antara 180°C hingga 200°C selama 12 menit.
  2. Untuk roti shokupan, memerlukan waktu memanggang yang lebih lama dengan suhu sedang yaitu 160°C. Lama waktu pemanggangan sekitar 25-35 menit, namun bisa juga lebih singkat atau lebih lama tergantung dari besarnya adonan.

Penulis: Alvina Wikarna

Foto: Dok. BARECA Magazine

Leave a Reply