No Na Ma, Sajikan Aneka Seafood dari Toyosu Fish Market, Jepang

Menjadi Food & Beverage (F&B) outlet terbaru di Le Meridien, Jakarta, NO NA MA dibuka untuk umum sejak 1 September 2020. NO NA MA berada di lantai Lobby Le Meridien, Jakarta. Dengan kehadiran NO NA MA, jumlah F&B outlet di Le Meridien Jakarta saat ini mencapai 6 outlet

“NO NA MA menawarkan masakan autentik Jepang. Konsep desain interior yang diterapkan di NO NA MA adalah konsep tradisional Jepang dengan elemen kayu dan suara yang menenangkan dari kolam koi yang besar. Untuk pangsa pasar kami adalah market Jepang yang berada di Indonesia, perkantoran, business meeting, dan family dengan klasifikasi market A-B,” Yosefine Nandy Lestyana, Director of Marketing & Communication Le Meridien, Jakarta, menyampaikan.

Untuk kegiatan pemasaran, Yosefine menggunakan sosial media Instagram, WhatsApp Business, dan online reservation seperti Chope, Eatigo, Zomato, dan lain sebagainya. 

Penerapan Protokol Kesehatan

Di tengah pandemi Covid-19 dan PSBB, NO NA MA pun menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Yosefine menjelaskan, “Pada masa pandemi ini, masyarakat sangat mengutamakan kebersihan, NO NA MA yakin dengan mengikuti protokol kesehatan yang ada, membuat NO NA MA tetap bersaing di antara restoran Jepang lainnya di Jakarta. Setiap tamu yang datang ke NO NA MA akan dimintai data untuk contact tracing.”

“NO NA MA juga memberlakukan social distancing antara meja satu dengan lainnya. NO NA MA memiliki beberapa private room yang cocok dalam situasi sekarang. Tak hanya itu saja, NO NA MA juga menawarkan promo-promo menarik untuk dine in dengan harga yang terjangkau di masa pandemi ini,” Yosefine kembali menjelaskan.

Mengikuti kondisi saat ini, NO NA MA menyediakan set menu khusus untuk pemesanan take away dan delivery. Untuk saat ini armada pengiriman adalah dengan Gojek/GoFood atau GrabFood. Namun, jika ada pesanan dengan jumlah yang besar, tamu dapat menentukan apakah ingin menggunakan armada sendiri atau armada yang ditentukan oleh pihak hotel. 

Menurut Yosefine, kebersihan tetap dijaga selama proses pengemasan di NO NA MA. Staf NO NA MA diwajibkan untuk rajin mencuci tangan selama jam kerja dan selalu menggunakan hand gloves serta masker dalam proses pengemasan makanan untuk mencegah penularan virus. 

Staf dapur NO NA MA pun tidak diperbolehkan bekerja jika dalam keadaan sakit. Selain itu, jika suhu tubuh melebihi dari 37°C, staf tidak diperbolehkan untuk bekerja. “NO NA MA juga melakukan product screening yang ketat untuk mengecek kualitas produk yang akan disajikan kepada tamu, untuk memastikan hanya produk dengan kualitas terbaik yang disajikan di NO NA MA,” Yosefine menegaskan. 

Di masa pandemi ini, NO NA MA buka 2 kali dalam sehari, yaitu untuk Lunch dari jam 12.00 – 15.00 dan Dinner di jam 18.00 – 21.00. Pada hari Minggu, selain tetap buka untuk Lunch dan Dinner, juga tersedia Sunday Brunch dari jam 11.30 – 15.00. Namun, khusus untuk hari Senin, NO NA MA tutup. Untuk pemesanan maupun reservasi, konsumen dapat menghubungi nomor NO NA MA di 021- 571 1577.

Aneka Seafood dari Toyosu Fish Market, Jepang 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Nicholas Dehnhardt, Assistant Manager  NO NA MA Restaurant, bahwa NO NA MA hanya menyajikan makanan autentik Jepang yang fokus dalam kesegaran dari bahan yang digunakan, untuk menonjolkan cita rasa asli masakan Jepang tersebut.

“Kami mendatangkan langsung aneka seafood dari Toyosu Fish Market, Jepang, seperti salmon, tuna, ebi, ama ebi, uni, suzuki, scallop, ikura, tobiko, dan masih banyak lagi, untuk memberikan kualitas terbaik dari produk NO NA MA. Selain itu, mengapa kami memilih Toyosu Fish Market, karena banyak item yang hanya bisa ditemukan di Toyosu Fish Market,” Nicholas menyampaikan.

Aneka seafood segar tersebut, tiba di dapur NO NA MA, 2 kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu dan Sabtu.

Leave a Reply