Oetara Coffee, terapkan trend coffee shop Singapura di Indonesia

Sebuah cafe dengan nuansa yang cozy terletak di Pluit, Jakarta Utara, Oetara Coffee namanya. William Susanto, salah satu pendiri Oetara Coffee, mengatakan bahwa Oetara Coffee didirikan atas kerja sama dengan coffee shop yang ada di Singapura yaitu Percolate Coffee.

Percolate Coffee ini adalah coffee shop yang didirikan oleh kakaknya, dan dari sinilah William tertarik dengan bisnis Food & Beverage (F&B) dan mendalami bidang tersebut sambil membantu kakaknya di Percolate Coffee. Setelah melihat bagaimana trend coffee shop di Singapura, William memiliki ide untuk menerapkan trend tersebut di Jakarta.

Pada tanggal 15 Oktober 2016, dibukalah Oetara Coffee. Dalam kerja sama dengan Percolate Coffee, konsep dan interior dari Oetara Coffee didesain oleh interior designer asal Singapura. William mengatakan bahwa konsep Oetara Coffee adalah sebuah cafe yang nyaman dan terang bagi mereka yang ingin bersantai maupun bekerja.

Berada di lokasi yang berdekatan dengan dua sekolah, Oetara Coffee sering didatangi oleh para ibu yang menunggu anaknya maupun anak sekolah pada hari biasa. Selain itu, Oetara Coffee sering juga dikunjungi orang-orang datang untuk bekerja atau mengadakan meeting. Warna ruangan yang cerah ditambah dengan banyaknya lampu yang menerangi ruangan, memang membuat suasana Oetara Coffee nyaman sebagai tempat untuk bersantai dan bekerja.

Affogato, Waffle, dan Coffee Based Drink

Affogato adalah minuman kopi espresso yang digabungkan dengan es krim. Menu ini bisa dikategorikan ke dalam golongan minuman dan dessert. Menu affogato Oetara Coffee berbeda dengan menu affogato pada umumnya. Oetara Coffee menjual 2 menu affogato dan 1 menu modifikasi dari affogato yaitu Gula Melaka Affogato, Sea Salt Caramel Affogato, dan Bittersweet.

Gula Melaka Affogato terdiri dari es krim vanilla, saus gula Jawa, parutan kelapa, dan espresso. Menu ini menggabungkan es kopi yang sedang trend dengan affogato. Rasanya juga hampir mirip ditambah dengan parutan kelapa yang menambah tekstur pada affogato tersebut. Di samping itu, Gula Melaka Affogato disajikan dengan sepotong pretzel cookie.

Sea Salt Caramel Affogato memakai saus caramel dan taburan sea salt di atasnya. Paduan rasa manis, asin, dan juga pahit—dari espresso, menciptakan sensasi yang menarik di indra perasa. Rasa asin dari sea salt juga meringankan rasa manis dari saus caramel dan es krim vanilla.

Berbeda dengan dua menu di atas, Bittersweet menggabungkan es krim vanilla dan espresso sebagai komponen utama affogato dan dark chocolate brownies. William memberi nama Bittersweet karena rasa pahit espresso disatukan dengan rasa manis dari es krim dan dark chocolate brownies. Rasanya pun juga sama seperti namanya, pahit dan manis. Menu ini sangat cocok menjadi makanan penutup ataupun cemilan.

Selain menu affogato, Oetara Coffee juga menyediakan berbagai menu makanan utama seperti nasi goreng yang dibuat dengan tambahan butterfly pea, lalu ada waffle dan juga pasta. Salah satu menu waffle yang menjadi menu favorit adalah Cookie Monster Waffle. Berdasarkan namanya, waffle ini menggabungkan elemen chocolate chips dari chocolate chips cookie—makanan favorit cookie monster dari serial TV terkenal Sesame Street.

Cookie Monster Waffledisajikan dengan 1 scoop vanilla ice cream, madu, buah berry (strawberry dan blueberry), dan juga mini chocolate chips warna-warni. Wafflenya sendiri memilki tekstur yang lembut di dalam dan garing pada permukaannya, aromanya pun sangat harum seperti chocolate chip cookie.

Lalu ada coffee based drink yang cukup unik yang ditawarkan oleh Oetara Coffee, yaitu Earl GreyLatte dan Jasmine iBlack. Jasmine iBlack merupakan salah satu karya dari barista di Oetara Coffee. Gabungan teh jasmine, apple juice, dan coffee memberikan rasa segar dan unik di lidah. Dan untuk Earl Grey Latte, seperti namanya merupakan gabungan dari teh earl grey dan kopi. Barista Oetara Coffee juga membuatkan latte art yang menarik di atas minuman tersebut.

Cara Mengembangkan Sebuah Coffee Shop

Dengan pengalamannya dalam bisinis Food & Beverage, William membagikan beberapa saran dalam mengembangkan dan memulai usaha coffee shop. Pertama, sebuah coffee shop tidak harus didesain yang berlebihan agar terlihat “instagramable”.

Meskipun ada pula beberapa coffee shop yang memiliki konsep seperti itu, yang terpenting adalah kenyamanan pelanggan. Jika pelanggan sudah nyaman, desain seperti apapun akan tetap membuat mereka kembali lagi.

Kedua, lokasi memang memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam mendatangkan konsumen ke sebuah coffee shop. Parkiran yang luas dan lokasi yang mudah ditemukan menjadi salah satu pertimbangan dalam membuka usaha coffee shop. Namun, jika kita bisa memberikan sesuatu yang unik atau berbeda dari tempat lainnya, pengunjung akan mencari meskipun lokasinya terpencil.

Ketiga, makanan dan minuman dengan plating yang baik dapat menarik pengunjung. Cara plating yang bagus bisa menambah daya tarik dari coffee shop. Namun, rasa dari makanan dan minuman itu juga harus dijaga. Meskipun tidak memiliki latar belakang di bidang F&B, William belajar dan mencari ide untuk menciptakan menu-menu yang dapat menarik pengunjung. Ia pun bereksperimen berkali-kali untuk mendapatkan menu makanan dan minuman yang tepat, hingga pada akhirnya ia dapat menciptakan makanan dan minuman yang inovatif seperti affogato dengan berbagai topping, nasi goreng dengan butterfly pea, dan lain sebagainya.

Penulis: Alvina Wikarna

Fotografer: Hendri Wijaya

Leave a Reply