Pelatihan 8 Besar Kandidat Choco Master 2019

Pada tanggal 30 April dan 1 Mei 2019, BARECA mengadakan pelatihan untuk 8 besar kandidat Choco Master 2019 untuk mempersiapkan mereka menuju babak berikutnya. Pelatihan dua hari ini dihadiri oleh para pemateri yang handal dan profesional yaitu Chef Dedy Sutan, Coach Indra Kurniawan, SE, CTM. ELT, dan Ronald Prasanto.

“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan ide dan motivasi bagi 8 besar kandidat Choco Master 2019 dalam bertanding pada babak semifinal dan final nanti. Selain itu, pelatihan ini juga memberi motivasi dan kemampuan mengelola mental peserta pada saat menghadapi kompetisi,” Ir Petrus Gandamana, MM, Chief Editor BARECA Magazine dan Ketua Pelaksana Choco Master 2019, menjelaskan tujuan pelatihan ini.

Menurut Tia Hariani, Brand Manager B2B dan perwakilan dari PT Gandum Mas Kencana, pelatihan 8 peserta Choco Master 2019 bertujuan untuk memberikan sebuah pembekalan yang mempersiapkan para peserta untuk menuju ke kompetisi. Pelatih yang dipilih juga adalah para expert di bidangnya sehingga ilmu yang diberikan oleh pelatih dapat dimanfaatkan para peserta di luar kompetisi.

“Kami berharap setelah kompetisi Choco Master 2019, para peserta bisa mendapat sebuah pengalaman dan kompetensi yang berkembang. Selain itu, semoga mereka dapat menularkan semangat dan passion mereka kepada orang lain,” Tia menuturkan.

Chocolate Entremet, Mini Gateaux & Chocolate Dessert

Pastry Chef Dedy Sutan, Executive Sous Chef di COMO Echo Hotel & Resort Bali dan The Best Chef Indonesia of The Year 2018, menjadi pemateri pada hari pertama pelatihan. Dalam kelas Master Class Competition Chocolate Dessert, Chef Dedy memberikan dan mengajarkan cara membuat tiga buah resep yaitu Chocolate Entremet, Mini Gateau, dan Chocolate Dessert.

Ketiga resep tersebut menggunakan berbagai produk PT Gandum Mas Kencana seperti Colatta Couverture Kintamani 60%, Colatta Couverture Milk, Colatta Couverture White, Bendico XD, Haan Maizena, Haan Palm Sugar, dan Haan Fiesta Icing Sugar.

Peserta terlihat sangat antusias untuk belajar dari Chef Dedy. Sugiarto, salah satu dari 8 kandidat Choco Master 2019 mengatakan bahwa Chef Dedy Sutan memberikan banyak teknik dan tips yang berguna dan tidak terpikirkan sebelumnya. 

 “Seru pelatihan ini, pesertanya juga sangat bersemangat,” Chef Dedy berujar mengenai kelasnya.

The Art of Power of Champion

Hari kedua pelatihan dibagi dalam dua sesi, sesi pertama dibawakan oleh Coach Indra Kurniawan, SE, CTM, ELT, seorang master trainer dan penulis bukuUltra Principles Perform Excellent Results atau UPPER. Coach Indra memberikan pendalaman mengenai motivasi dan attitude. Para peserta diajak untuk berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan untuk mempersiapkan mental peserta.

Coach Indra mengatakan bahwa materi yang ia berikan adalah materi yang sederhana, namun Coach Indra mengemas materi tersebut agar peserta bisa mendapatkan pelajaran baru. Contohnya dalam sebuah aktivitas untuk menunjukkan sikap manusia dimana peserta diminta untuk menjatuhkan telur dan bola. Coach Indra juga menunjukkan pembuktian terhadap pengaruh sikap negatif dan positif terhadap energi manusia. Di sini peserta bisa melihat bahwa sikap-sikap tersebut bisa memengaruhi perilaku positif mereka dalam berkompetisi.

“Awalnya saya agak ragu untuk mengikuti pertandingan ini. Namun, setelah mendengarkan motivasi yang diberikan oleh Coach Indra, saya menjadi lebih yakin,” Tice Mega Rahayu, peserta Choco Master 2019, mengatakan.

Molecular Gastronomy dan Flavor Pairing

Pelatihan hari kedua dilanjutkan dengan materi Molecular Gastronomy dan Flavor Pairing yang dibawakan oleh Ronald Prasanto. Ronald mengajarkan dasar Molecular Gastronomy tentang pembekuan kepada peserta dengan menggunakan dry ice dan nitrogen. Ronald mendemonstrasikan cara membuat es krim menggunakan nitrogen cair. Ia membuat dua rasa es krim yaitu es krim chocolate, dengan menggunakan Colatta Chocobitz Dark Couverture dan Bendico ND, dan es krim Tolak Angin yang ditambahkan lelehan chocolate.

Selain itu, ia juga mengajarkan Flavor Pairing dengan memanipulasi rasa. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dengan langsung mempraktikkan pembelajaran dari Ronald. Menurut Ronald, materi Molecular Gastronomy dan Flavor Pairing ini penting sebagai dasar pembelajaran pastry, terutama untuk pertandingan nanti. Ronald memberikan materi ini dalam pelatihan agar para peserta mampu mengasah kreativitas mereka dalam membuat sebuah kreasi baru dan tidak hanya mengikuti trend yang sudah ada.

“Pesertanya semua menyenangkan dan mereka semua mau belajar dengan bersemangat,” Ronald menutup percakapan.

Penulis: Alvina Wikarna

Fotografer: Kanno Sardella

Leave a Reply