Perbedaan Cold Pressed Juice & Jus Buah menurut Pricillia Nataly

  • Jus buah/sayur biasa menggunakan alat juicer biasa atau blender yang memiliki pisau dengan kecepatan yang tinggi saat alat sedang digunakan. Cold pressed juice menggunakan slow press juicer yang bertekanan tinggi dengan panas yang dihasilkan sangat minim (tidak terlalu panas)
  • Pisau pada juicer biasa menghasilkan panas yang akan dapat merusak enzim buah/sayur serta mengurangi nilai gizi pada buah/sayur. Jika menggunakan alat slow press juicer, kandungan vitamin dan mineral pada buah dan sayur akan tetap terjaga karena panas yang dihasilkan sangat minim.
  • Jus buah/sayur biasa umumnya menggunakan air, es batu dan tambahan gula sehingga tidak murni 100%, sedangkan cold pressed juice merupakan murni 100% buah atau sayuran yang dimasukkan dengan cara ditekan ke alat slow press juicer.  
  • Karena tidak menggunakan tambahan air, es batu ataupun gula, cold pressed juice rasanya lebih murni, segar dan tidak berbuih.
  • Jus biasa tidak memiliki waktu penyimpanan yang lama, jadi sebaiknya segera dihabiskan. Lain halnya dengan cold pressed juice yang dapat bertahan di kulkas maksimal 3 hari setelah pembuatan.
  • Karena cold pressed juice dibuat dengan menggunakan alat berteknologi canggih yang harganya lebih mahal dari mesin jus biasa maka harga minumannya lebih mahal ketimbang jus biasa.

Sumber : Pricillia Nataly, pemilik Oranje Juicery

Leave a Reply