Poin Penting Membuat Espresso yang Maksimal menurut Rifqi Rianputra

Espresso adalah minuman yang selalu ada di coffee shop dan menjadi based untuk minuman kopi seperti latte, mocha, cappuccino, dan lainnya. Namun, apa yang membuat sebuah espresso enak dan spesial? Apakah mesin espresso yang baik juga dapat menghasilkan rasa espresso yang enak?

Di edisi ini, Rifqi Rianputra, Director dari Pigeonhole Coffee, membagikan pandangannya terhadap espresso dan mengapa dirinya lebih memilih investasi lebih pada coffee grinder daripada espresso machine? Simak wawancara berikut ini.

BARECA: Bagaimana cara membuat espresso yang baik?

Rifqi Rianputra (RR): Kuncinya adalah konsistensi. Membuat espresso yang baik memerlukan konsistensi dalam proses pengerjaannya.

BARECA: Apa yang membuat rasa espresso kurang maksimal?

RR: Seringkali seseorang selalu menyalahkan biji kopinya ketika espresso yang diminum tidak enak atau kurang pas. Menurut saya, biji kopi adalah hal terakhir yang bisa disalahkan. Jika merasa rasa espresso kurang maksimal, cobalah cek hal-hal berikut:

  1. Missed-Calibration di Mesin atau Grinder

Ketika proses grinding dan calibration ada sesuatu yang salah atau kurang, solusinya adalah kalibrasi ulang dan set grinder-nya sampai bisa menemukan dan memperbaiki masalahnya.

  • Roasting Date

Cek kembali kapan biji kopi tersebut di-roast, apabila baru saja di-roast pada hari kemarin maka tentunya rasa biji kopi belum terbentuk sempurna. Beri waktu sekitar 1 minggu sejak hari roasting agar biji kopi bisa de-gassing dulu. Jika waktu roasting sudah berbulan-bulan yang lalu, maka tentunya rasa kopi tidak maksimal. Jika waktunya sudah pas, namun rasa espresso tetap tidak maksimal, sebaiknya komunikasikan kepada roaster.

  • Tempat Penyimpanannya

Lihat dimana biji kopi tersebut disimpan, apakah tempat penyimpanan kopi tidak lembab, kering, kedap udara, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

  • Origin Biji Kopi

Biji kopi dari tiap daerah memiliki karakter yang berbeda. Periksa kembali packaging-nya supaya tahu flavor notes dan karakter dari biji kopi tersebut. Banyak orang yang menilai secara subjektif ketika kopi yang mereka rasakan tidak enak dan tidak sesuai dengan selera mereka. Padahal karakter kopi tersebut memang seperti yang tertera pada packaging.

Jika semua ini sudah dilakukan dan rasa espresso tetap kurang maksimal, baru kita bisa menganggap bahwa biji kopi untuk batch tersebut kurang baik. Kopi adalah tanaman, pertumbuhan tanaman tidak bisa kita kontrol langsung. Mungkin saja batch panen kopi tersebut mengalami masalah yang menyebabkan kualitas kopi menurun.

BARECA: Espresso adalah bahan pokok dari minuman berbasis kopi. Bagi seseorang yang ingin membuka sebuah coffee shop untuk pertama kali, apakah mereka harus membeli mesin espresso yang terbaik untuk menghasilkan kopi yang enak?

RR: Menurut saya, lebih baik mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membeli mesin grinder yang terbaik dari pada mesin espresso yang terbaik. Karena pada dasarnya, mesin espresso berfungsi untuk membuat espresso, sementara fitur-fitur di dalamnya hanya bonus. Tanpa fitur tersebut, mesin espresso akan tetap berfungsi membuat espresso. Sementara grinder yang akan menentukan hasil akhirnya, apakah biji kopi akan menggumpal, bagaimana distribusi partikelnya, friction factor, hingga pemuaian.

Penulis: Alvina Wikarna

Fotografer: Hendri Wijaya

Leave a Reply