Ragam Penggunaan Buah dalam Produk Pastry di Tartlets

Pink Peach adalah produk pastry pertama yang dibuat Tartlets. Seperti namanya, mousse cake berbentuk peach atau buah persik ini sangat digemari oleh pelanggan Tartlets. Cake dengan tampilan fotogenik ini terdiri dari lapisan mousse dengan rasa honey lavender peach yang aromatik dan di-glaze dengan warna pink yang mengkilap.

″Banyak anak-anak, anak muda, perempuan kisaran usia 18-45 tahun, penggemar cake, dan pengguna aktif Instagram yang sering membeli produk kami. Banyak dari mereka yang bilang `sayang banget kalau dimakan’ atau `wah, lucu banget’, lalu mereka mengeluarkan handphone untuk mengambil foto cake-nya,” Vina menuturkan.

Dugong Set

Varian mousse cake lain yang juga populer adalah Dugong Set, yaitu paket cake dengan tema Under the Sea. Cake set ini terdiri dari tiga macam mousse cake berbentuk Dugong, Mermaid, dan Seahorse yang dihiasi dengan pantai yang terbuat dari cokelat.

″Banyak konsumen yang gemas saat melihat dugong cake dengan posisi tiduran ditemani cake berbentuk mermaid dan seahorse,″ Vina menjelaskan. Tartlet juga menyediakan jasa customized birthday greeting di cake ini, sehingga Dugong Set sering dipesan konsumen sebagai hadiah ulang tahun.

Seluruh produk Tartlets dijual dengan kisaran harga Rp 65.000-Rp. 500.000 dan dibuat dari bahan dasar berkualitas premium yang berasal dari bahan lokal dan impor.

Penggunaan Buah dalam Produk Pastry

Menurut Vina, bentuk buah memiliki daya pikat tersendiri yaitu bentuknya yang 3D dan tidak kaku layaknya bentuk segi tiga, kotak, atau bulat. Dengan membuat cake berbentuk buah, Vina ingin agar konsumen Tartlets dapat menebak rasa cake berdasarkan bentuk luarnya.

Buah juga memiliki cita rasa yang berbeda untuk dipadukan dengan bahan dasar lain seperti cream dan cokelat. Pemilihan buah yang dijadikan inspirasi produk Tartlets juga berasal dari buah yang dikonsumsi sehari-hari sehingga parakonsumen, khususnya first time customer, merasa familiar terhadap cake Tartlets.

Contohnya Strawberry Cheesecake, di mana cake ini berbentuk strawberry dengan tentunya rasa strawberry yang dipadukan dengan cream cheese. Selain itu, Tartlets juga menggunakan potongan buah segar dalam komponen cake-nya sebagai surprise element, selain buah juga memberikan rasa yang manis dan segar pada cake. Ada pula produk mousse cake berbentuk buah lain di Tartlets seperti Red Apple, Lemon, Mandarin Orange, dan Durian.

Pastry Passion

Vina menemukan passion-nya di dunia pastry pada masa kuliahnya. Ketika itu, Vina yang sedang menjalani perkuliahan jurusan Food Science, dikenalkan dengan sebuah cupcake lucu oleh teman sekamarnya. Dari sinilah Vina tertarik untuk belajar baking, dan Vina pun memutuskan mencari sekolah pastry. ″Karena saya sudah punya basic food science, saya perlu belajar hands-on juga,″ Vina mengatakan.

Pada akhirnya, Vina memilih Le Cordon Bleu, Sydney, dan selama ia belajar di sana Vina mengaku mendapat banyak ilmu dan tertarik dalam membuat mousse cake. Setelah lulus dan mendapat pengalaman kerja dari beberapa f&b establishment, Vina yakin bahwa ia bisa membuat produk pastry yang eye-catching. Vina pun kembali ke Indonesia dan mulai memperkenalkan mousse cake ke konsumen Indonesia, khususnya di Jakarta.

Cake pertama yang saya ciptakan adalah Pink Peach. Pink Peach adalah produk Tartlets yang tampilannya paling menonjol dan produk ini juga menjadi logo dari brand Tartlets,” Vina menjelaskan.

Menjalankan usaha pastry tidak cukup dengan menciptakan produk saja, pengelolaan usaha yang benar juga dibutuhkan agar usaha tersebut berjalan maksimal. Selama menjalankan Tartlets, Vina selalu menerima masukan dari para konsumen dan pelanggannya dan rutin melakukan research and development (R&D) untuk selalu mengembangkan resepnya. Tidak lupa Vina juga selalu update terhadap perkembangan dunia pastry, inovasi, dan pengetahuan yang dapat membantu dalam usahanya.

Sebelum menutup percakapan, Vina berpesan bahwa untuk menjalankan sebuah cake shop berkonsep penjualan daring, diperlukan suatu produk yang unik atau niche supaya tidak perlu bersaing dengan produk lain. Lalu, bangunlah customer service yang terbaik agar dapat menciptakan pelanggan untuk usaha yang dijalankan.

Penulis: Alvina Wikarna

Foto: Dok. Tartlets

Leave a Reply