Signature & Best Seller Beverage Menu Dari ShuShu

Dari berbagai kategori tersebut ada beberapa signature dan best seller yaitu Buttery Nutty Chocolate dan Suisse Molten Chocolate dari kategori chocolate, Sencha Mango dari kategori shaken tea, Crispy Crunch Matcha dan Original Matcha dari kategori matcha, Honey Tea Latte dari kategori latte assortment, dan Garden Berry Blend dari kategori house blend. Uniknya, Crispy Crunch Matcha merupakan perpaduan antara matcha dengan beras yang sudah dipanggang yang memberikan tekstur crunchy. Dalam pembuatan minuman-minuman tersebut, matcha dan cream cheese yang digunakan didatangkan langsung dari Jepang.

Untuk mendapatkan rasa yang terbaik dan paling optimal, Albert menyarankan untuk meminum minuman dari ShuShu tidak lebih dari 30 menit sejak dibuat, karena contohnya komponen seperti crisp crunch akan mudah melunak bila terlalu lama ada pada minuman. 

Selain menu tetap, setiap 3 bulan sekali, ShuShu membuat menu-menu baru.  Kemudian, ShuShu juga menyajikan berbagai menu seasonal seperti belum lama tersedia menu Golden Kokuto Milk dan Golden Kokuto Tea Latte yang menggunakan Japanese mochi dan kokuto yang merupakan gula merah dari Pulau Aguni di Jepang.

Menggunakan Mochi sebagai Pengganti Boba

Dalam menyambut tahun baru, Albert bercerita bahwa menu baru yang akan dihadirkan adalah Tokyo Banana Milk dan Banana Choco Crunch. Keduanya merupakan menu baru yang dibawakan ShuShu setelah pulang dari kampung halamannya di Jepang dengan inspirasi utama dari Tokyo Banana. Tokyo Banana adalah salah satu suvenir ikonik berupa sponge cake dengan banana cream filling yang khas dari Jepang.

Pada kali ini, Tokyo Banana Milk dan Banana Choco Crunch juga menggunakan Japanese mochi berupa banana mochi. Albert menjelaskan, alasan menggunakan Japanese mochi karena mochi merupakan salah satu makanan khas dari Jepang, mochi tersebut pun juga digunakan sebagai alternatif baru selain menggunakan boba.

Di tengah keramaian tren boba drink, ShuShu ingin memberikan perspektif baru pada tren tersebut dengan judul “Taking Boba Hype to a New Level” dan menjadikannya minuman yang unik dengan sentuhan ciri khas Jepang. Mochi juga memiliki tekstur dan kekenyalan yang serupa dengan boba.

Menutup percakapan, Albert menyampaikan pendapatnya bahwa dalam hingar bingar trenminuman-minuman yang beredar di Indonesia, perlu sebuah keunikan atau unique selling point yang kuat agar produk tersebut bisa muncul dan tidak terbawa arus dari trentersebut.

Penulis : Maria Benita A.

Fotografer: Maria Benita A. dan Dok. ShuShu

Leave a Reply