Tentang sejarah Festival Mooncake

Yudyca Putra, owner dari Croyaki berbagi cerita seputar sejarah festival moon cake kepada BARECA.

  1. Pada mulanya, mooncake merupakan budaya Tiongkok sebagai sajian persembahan/penghormatan untuk leluhur di musim gugur agar dapat meningkatkan hasil panen (mid-autumn, kalender Lunar, bulan 8, tanggal 15). Seiring dengan berkembangnya jaman, mooncake tidak hanya digunakan untuk persembahan, namun untuk konsumsi pribadi maupun hantaran selama masa Mooncake Festival untuk kerabat/keluarga.
  2. Pada umumnya, mooncake memiliki lapisan kulit yang terbuat dari tepung terigu, gula (golden syrup), dan minyak kacang. Isian mooncake biasanya terbuat dari kacang hijau ataupun biji lotus yang dihaluskan dan dimasak dengan gula dan minyak kacang (menjadi pasta). Pasta lotus memiliki tektur yang lebih lembut dan halus dibanding pasta kacang hijau.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Kanno Sardella

Leave a Reply