Tips Memasak Dengan Campuran Wine Dari Chef Vindex

Tips singkat : memasak dengan campuran wine dari Chef Vindex Tengker:

  1. Semua jenis wine, baik red wine ataupun white wine bisa dicampurkan ke dalam masakan sebagai marinasi ataupun saus. Tujuan para chef menambahkan wine ke dalam masakan adalah untuk menambah flavor pada masakannya.
  2. Wine yang ikut dipanaskan saat dicampurkan ke dalam masakan maupun saus akan meninggalkan cita rasa/ wine flavor pada masakan.
  3. Tiga kunci utama apabila memasak dengan campuran wine:
  1. General guideline adalah red wine with red meat, white wine with white meat/light meat, dan sweet wine with sweet dish.
  2. Rasa wine tidak boleh over powering dalam masakannya, tapi harus menjadi compliment satu sama lain, sehingga menyeimbangkan cita rasa yang terbentuk.
  3. Kenali karakter wine yang akan digunakan untuk dicampurkan dalam masakan. Juga karakter bahan apa yang akan dimasak tersebut agar hasilnya maksimal, seperti Salmon yang memiliki rasa yang delicate dikombinasikan dengan light fruity wine akan membuat harmonisasi rasa tanpa menghilangkan karakter rasa salmon yang khas.

Beberapa contoh masakan dengan campuran wine, antara lain

  • Tenderloin Steak dengan Bordelaise Sauce (steak daging sapi dengan saus red wine),
  • Red Wine Braised Cabbage (side dish hidangan Roast Duck Breast),
  • Braised Lamb Shank Osso Buco (Italian style lamb stew dengan red wine),
  • Coq au Vin (Ayam a la Prancis yang dimasak dengan wine),
  • Salmon Vin Blanc (Salmon dengan saus white wine),
  • Steamed Mussel (kerang mussel yang dimasak dengan white wine).

Untuk aneka dessert, chocolate dan pastry/cake, dapat menggunakan campuran red wine, white wine, dan dessert/sweet wine dalam pembuatannya.

Leave a Reply