William Wongso, Tentang Bumbu Unik Khas Daerah

William memberi contoh seperti penggunaan bumbu masakan khas Aceh yang lebih banyak menonjolkan rempah kering yang ditambah dengan bumbu kearifan lokal seperti pliek u yang terbuat dari ampas sisa minyak kelapa tua yang telah melalui proses fermentasi.

Bumbu istimewa ini banyak diaplikasikan pada masakan khas Aceh. Bumbu ini dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama karena kadar air atau minyaknya telah dihilangkan.

Selain pliek u yang rasanya asam, masakan khas Aceh ada juga yang menggunakan asam sunti yang cita rasanya asam karena terbuat dari belimbing wuluh yang diasinkan dan diperam lama.

Lain halnya dengan masakan Sumatra Utara khususnya Batak yang dalam setiap masakannya wajib menggunakan bunga kecombrang yang khas dengan warna merah jambu, asam cikala yang wanginya menyerupai bunga kecombrang karena asam cikala merupakan buah dari tanaman yang sama sedangkan kecombrang adalah bunganya.

Dalam masakan Batak juga menggunakan andaliman yaitu rempah segar sejenis Sichuan pepper. Andaliman lebih dikenal sebagai merica Batak karena memberikan sensasi pedas yang menggigit. Dalam penggunaannya andaliman dihaluskan bersama bumbu lainnya.

“Di wilayah Sumatra Barat umumnya menggunakan daun kunyit sebagai bahan penyedap alami. Lain lagi dengan di Bangka yang banyak menggunakan terasi Toboali pada masakannya. Di Pulau Jawa, selain menggunakan cabai, bawang merah dan bawang putih juga menggunakan gula Jawa, asam Jawa atau terasi sebagai bumbu utama masakannya,” William kembali menuturkan.

Menurut William Wongso, dari berbagai wilayah di Indonesia, daerah yang memiliki karakter bumbu yang cukup kompleks adalah Sumatra karena bumbunya menggunakan bahan-bahan yang unik. Dan yang bumbunya paling mudah didapatkan bahannya adalah bumbu masakan di wilayah Indonesia bagian timur.

Dalam memilih bahan untuk membuat bumbu khas masakan Nusantara, perlu diperhatikan dalam hal kualitas bahan. Bahan yang segar dan tidak busuk akan menjadikan bumbu beraroma baik dan dapat tahan lama. William Wongso memberi tips sederhana untuk menjaga bumbu masakan supaya tahan lama yaitu bumbu ditumis dengan minyak dan dimasukkan ke dalam wadah kaca lalu kemudian disimpan di chiller. “Untuk bumbu ulek segar dapat juga dibekukan supaya tahan lama,” William pun mengakhiri penjelasannya.

Penulis: Linda Endyanto

Leave a Reply